Category Archives: Analisis Film Pendek

mencoba menganalisis shot movie dengan ilmu dan pengalaman yang saat ini masih terbatas, namum dengan kenyakinan dan usah memberikan referensi/sumber. berharap tujuan pesan tersampaikan dan mudah-mudahan manfaat.

SHORT MOVIE – BLACK HOLE

IDE cerita : suatu keanehan di mesin foto copy hingga bisa mengeluarkan kertas dengan lubang hitam , yang malah membuat serakah si penemu lubang hitam tadi. ide yang sangat imajinatif dan memiliki nilai tersendiri dari segi pemikiran, suatu hal konyol yang sanat menarik .

KONSEP :  sangat amat sederhana namun mampu menyampaikan sebuah pesan yang sangat baik , pesan untuk tidak menjadikan diri kita menjadi Tamak karena sesuatu yang kita dapatkan.

Jenis Pengambilan gambar  dalam film ini

  • The deskriptif Sintagma (urutan menggambarkan satu saat).
  • The bracketing syntagm (montage of brief shots)
  • The Sintagma (dua sekuens bergantian)
  • The paralel Sintagma (montase dari motif)

Pengambilan gambar konvensional (size shoot ):

  • · Long shot à diambil penuh, diberi sedikit space kosong
  • · Medium full shot à ¾ objek : lutut ke atas
  • · Full shot à seluruh badan.
  • · Extreme close up à Spesifik; mata, mulut

dan beberapa angle cam yang variatif,

AUDIO :

  • Diegetic sound : berasal dari sumber saat adengan berlangsung·
  • Bleed over : suara yang muncul saat adegan berikutnya atausebelumnya·

EDITING

*tehnik editing luar bisa, dengan sedikit efek mask yang jadi terlihat nyata.
* coloring sangat baik ,

  • Kualitas video rendering yang  bagus dan melewati beberapa tahap convert membuat kualitas gambar menjadi menurun .
  • Color correction (pewarnaan gambar dalam editing) di sesuaikan dengan adegan dan membuat pesan gambar lebih mudah di mengerti.
  • Pemakaian latar layar  dengan format widescreen membuat film ini terlihat eperti film – film layar lebar
Advertisements

OCCUPIED – SHORT MOVIE

*Ide cerita : ide cerita ini menceritakan tentang seorang penumpang pesawat yang berusaha untuk  merokok, dengan kemasan ide yang kreatif menjadikan film OCCUPIED sedikit ‘jenaka’ tapi tetap menghibur.

PLOT : suatu kejadian di dalam toilet pesawat

KONSEP : dari semua video yang saya analisa, ini dalah salah satu video yang saya kagumi, karena pada konsep video ini menggunakan bahasa non verbal namun dapat memberikan suatu pesan yang dapat menstimulus seseorang untuk melakukan suatu hal dan berpikir sesuatu.

KARAKTER TALENT :

* Karakter talent yang di visulisasikan seorang wanita yang bangun dari tempat duduknya menuju toilet, dan di dalamnya berupaya untuk dapat merokok tanpa harus ketahuan orang lain dan alarm pesawat berbunyi. Hal ini terlihat dari segala macam peralatan ‘Tempur’ yang di bawanya seperti gunting kuku, lakban, korek dan rokok.

AUDIO :.

  • Backsound instrumen film merileksasi dan membantu membangun karakter dari film ini.
  • Diegetic sound : berasal dari sumber saat adengan berlangsung

JENIS PENGAMBILAN GAMBAR

  • The autonomous shot (e.g. establishing shot, insert)
  • The bracketing syntagm (montage of brief shots)
  • .The scene (shots implying temporal continuity)
  • .The episodic sequence (organised discontinuity of shots)

JENIS PENGAMBILAN GAMBAR KONVENSIONAL :

Extreme close up à Spesifik; mata, mulut

· Close up, close shot à Gambar Wajah

· Big close up à bagian atas alis hingga dagu

· Medium close up à pusar ke atas

· Medium full shot à ¾ objek : lutut ke atas

· Long shot à diambil penuh, diberi sedikit space kosong

EDITING :

  • Pemakaian latar layar dengan bukan format widescreen membuat film ini tidak terlihat seperti film – film layar lebar

 

 


MASIH BELAJAR – SHORT MOVIE

IDE CERITA : film ini menunjukan potret demokrasi di negara indonesia saat ini, dengan simbol baju merah-putih yang mencerminkan identitas bangsa. selain itu beragam profesi di visualisasikan dalam film ini seperti adanya seorang aktivis, pengusaha, penegak hukum (polisi), petani, dokter, mekanik sampai pejabat negara namun ketika di tanya DEMOKRASI ADALAH? seorang pejabat negara ingin menjawan di tutup mulutnya dengan uang cepean merah. bakan seorang petani yang ingin mencoba menjawab DEMOKRASI ADALAH ia langsung di bekap oleh penegak hukum (polisi). kemudian anak siswa SD ingin menjawabnya, namun ia tidak sempat menulis jawabannya karna bel sekolah telah berbunyi. ya dari sekian video ini yang saya kagumi sebab, nilai pesan akan video ini sangan nasionalis dan nampak dengan realitas saat ini. selain itu film ini juga menjadi juara di AS pada tahun 2009, kemudian sempat di tayangkan di RCTI pada pertengahan tahun 2010

TEMA : Nasionalisme, Komedi

KONSEP : film ini sangant kreatif, karna ia mampu meapresiasikan cara yang elegan untuk memotret kehidupan berdemokrasi di indonesia di mana kesenjangan dan kemiskinan masih menghiasi kehidupan kita.

JENIS PENGAMBILAN GAMBAR :

The deskritif Sintagma ( Urutan menggambar satu)
The bracketing syntagm
The Sintagma ( dua sekuens bergantian )
The Paralel sintagma

PENGAMBILAN GAMBAR KONVENSIONAL (Size Shoot) :

Long shoot
Medium full shoot, dari lutut ke atas
Full Shoot
Ektrem Close Up

AUDIO :

Diegetic sound : Bunyi berasal dari sumber adegan yang sedang berlangsung
back sound yang memperkuat adegan menjadikan film ini enjoy untuk di pertontonkan

EDITING :

Kualitas visual baik, dengan format widescreen film ini terlihat seperti layar lebar.

Tirta Darmantio

Referensi :

Acting hand book penerbit REKAYASA SAINS

http://kuliahkomunikasi.blogspot.com/2009/01/metode-analisis-film-menggunakan-teori.html

OFFSIDE – SHORT MOVIE

Untuk mengawali analisis short movie pertama gue mulai dari short movie OFFSIDE selamat menyimak 🙂

Offside adalah film pendek kedua dalam trilogi oleh Guy Erez Tadmor & Nattiv mengenai konflik Timur Tengah. pendekterakhir mereka Strangers, Offside di shooting di Israel, selama bulan September 2005, di zona keamanan yangmemisahkan antara Israel dan Otoritas Palestina.

IDE CERITA  : ide ini mengangkat tentang konflik timur tengah antara palestina dan Israel,  dua orang tentara israelyang sedang asik mendengarkan siaran radio sepakbola, tiba-tiba di kagetkan dengan kedatangan dua tentara Palestine yang pada akhirnya mereka bersama asyik mendengarkan siaran tersebut namun, tentara israel menembak tentarapaletina terlebih dahulu, sehingga tembak menembak di mulai hingga akhir nya mereka semua tewas.
ide dari film ini sangat bagus, memberikan pesan moral dan karakteristik dari kedua negara.

KONSEP : tidak usah di ragukan lagi Kecermatan dari dua orang  yang saling bersahabat GUYerez tadmor & Nativ , mrekabisa memberikan dan memprodukasi sebuah film pendek yang sangat BAGUS

Jenis Pengambilan gambar  dalam film ini

  • The deskriptif Sintagma (urutan menggambarkan satu saat).
  • The bracketing syntagm (montage of brief shots)
  • The Sintagma (dua sekuens bergantian)
  • The paralel Sintagma (montase dari motif)

Pengambilan gambar konvensional (size shoot ):

  • · Long shot à diambil penuh, diberi sedikit space kosong
  • · Medium full shot à ¾ objek : lutut ke atas
  • · Full shot à seluruh badan.
  • · Extreme close up à Spesifik; mata, mulut

Dalam pengambilan gambar pada film ini sangat lah elegan dan sangat banyak unsur variatif di dalam pengambilan angle cam.

 

AUDIO :

· Diegetic sound : berasal dari sumber saat adengan berlangsung

· Non diegetic sound : tidak berasal dari sumber saat adengan berlangsung

· Off screen diegetic : suara dari lokasi adegan namun tidak tampak

EDITING :

*editing video dengan widescreen yang tampak seperti film layar lebar serta kualitas rendering video yang mantapmembuat video ini tampak HIGH DEFINITION (HD) dan membuat short film ini layak di acungi .jempol.

BY : TIRTA. D

Referensi :

http://kuliahkomunikasi.blogspot.com/2009/01/metode-analisis-film-menggunakan-teori.html