Penyusunan RUU Konvergensi Telematika Harus Dihentikan!!

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada hari Rabu, 20 Oktober 2010, menggelar konsultasi publik Rancangan Undang Undang (RUU) Konvergensi Telematika di Jakarta. RUU ini dimaksudkan sebagai respon atas perkembangan yang pesat di bidang Telematika (Telekomunikasi dan Teknologi Informasi). Sekilas RUU Konvergensi Telematika ini terlihat baik-baik saja.

Namun bila kita telisik lebih dalam, RUU ini sangat memprihatinkan. Keprihatinan pertama, adanya reduksi hak warga negara menjadi sekedar hak sebagai konsumen produk telematika. Hal itu nampak tidak adanya secara explisit pasal mengenai hak warga negara atas pelayanan universal layanan telematika. Di dalam Pasal 38 draft RUU Konvergensi Telematika memang disebutkan mengenai kewajiban negara untuk membangun pelayanan universal. Tapi di dalam RUU itu tidak disebutkan apa yang menjadi hak warga negara bila kewajiban negara itu tidak dilaksanakan. Akibatnya, hak warga negara untuk menikmati layanan dasar telematika ini akan mudah dilanggar dalam praktiknya.

Kewajiban pelayanan dasar telematika adalah kewajiban penyediaan layanan telematika agar masyarakat, terutama di daerah terpencil atau belum berkembang, mendapatkan akses layanan telematika.

Dari sini jelas bahwa dalam RUU ini telah mereduksi hak warga negara, yang didasarkan atas kontrak sosial, sekedar menjadi hak konsumen, yang didasarkan atas hubungan transaksional. Liberalisasi pasar dengan melemahkan peran negara dalam melindungi warganya terasa menjadi ruh dalam RUU ini.

Keprihatinan kedua, meskipun terdapat pasal mengenai perlindungan konsumen, lembaga yang selama ini gigih dalam melakukan advokasi terhadap hak konsumen seperti YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) tidak dilibatkan dalam konsultasi publik RUU ini. Kuat dugaan bahwa pasal perlindungan konsumen yang terdapat dalam RUU Konvergensi Telematika ini hanya basa-basi atau lip service saja.

Tidak partisipatifnya penyusunan UU yang mengatur teknologi informasi sebelumnya juga terjadi pada penyusunan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). Dalam pembahasan RUU ITE menjadi UU tidak melibatkan kelompok masyarakat sipil yang bergerak di isu HAM. Akibatnya setelah UU ITE itu diberlakukan, beberapa warga negara menjadi korban pasal karet pencemaran nama baik yang terdapat dalam UU ITE.

Keprihatinan ketiga, ketidakjelasan irisan RUU Konvergensi Telematika dengan UU yang terkait dengan TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi) lainnya. Irisan RUU ini dengan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) misalnya, sangat tidak jelas. Hal itu dikarenakan di saat bersamaan UU ITE juga sedang dalam proses revisi, dan draft revisi dari UU ITE tersebut belum atau tidak diketahui oleh publik hingga press release ini ditulis.

Terkait dengan hal itulah maka, Satudunia sebagai organisasi yang concern pada persoalan keadilan informasi mendesak pemerintah untuk menghentikan proses penyusunan RUU Konvergensi Telematika selama hak warga negara atas layanan telematika masih direduksi menjadi sekedar hak konsumen. Dan proses penyusunan RUU tersebut bisa dilanjutkan lagi bila sudah ada kejelasan mengenai pasal-pasal yang akan direvisi dalam UU ITE. Proses penyusunan RUU ini pun harus lebih partisipatif, melibatkan sebanyak mungkin unsur masyarakat bukan sekedar pengusaha di sektor telematika.

Kita sebagai mahasiswa komunikasi harus mengawal RUU ini dan jangan sampai disahkandan kita harus prihatin dengan UU ini apabila disahkan…

Advertisements

About tirtadarmantio

Directur of orange media magazine| creative department of Islamic student association| College student in mercu buana university, jakarta barat,Indonesia|http://www.professionalprofile.com/user/8576

Posted on July 20, 2011, in Tulis Mol. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: